Rabu, 29 November 2017 - 22:33:44 WIB
Balon Independen Pilkada Kota Tegal Serahkan Berkas ke KPU
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Politik dan Parlemen - Dibaca: 46 kali


Ketua KPUD Kota Tegal Agus Wijanarko menerima berkas persyaratan dari pasangan Balon Independen Ghautsun-Muslih.(Foto:Soleh/Kbk)

Kabarberitaku.com, ( Tegal )- Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Ahmad Ghautsun dan Muslih Dahlan menyerahkan dokumen syarat dukungan dalam Pilkada Kota Tegal 2018 ke KPUD Kota Tegal, Rabu (29/11/2017). Pasangan yang lebih dikenal dengan sebutan GSM ini merupakan bakal calon pasangan yang kali pertama menyerahkan persyaratan dari jalur perseorangan (independen).


Pantauan kabarberitaku.com, ada lebih dari 10 boks berkas yang dibawa oleh pasangan Ghautsun-Muslih. Berkas tersebut dibawa menggunakan sejumlah mobil.


Ketua KPU Kota Tegal, Agus Wijanarko mengatakan, akan langsung meneliti berkas dokumen dukungan tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan proses verifikasi faktual dengan mendatangi satu persatu pemegang KTP yang masuk dalam berkas dukungan pasangan ini. "Nantinya, jika memenuhi syarat, KPU akan memberikan rekomendasi kepada pasangan ini untuk mendaftar sebagai pasangan calon untuk maju dalam pilkada melalui jalur independen, Syarat bisa maju dalam pilkada jalur perseorangan, sesuai aturan minimal mendapatkan dukungan 20.012 orang dan minimal tersebar di tiga kecamatan," kata Agus Wijanarko.

 


Terpisah Bakal Calon Wali KOta Tegal dari jalur Independen H.A. Ghautsun mengatakan, sudah melakukan verifikasi internal terhadap berkas dukungan yang masuk. Hasilnya verifikasi ini menghasilkan jumlah dukungan yang masuk sebanyak 30.068 orang. Berkas dukungan pasangan GSM ini diperoleh dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Tegal.

Di Kecamatan Tegal Barat, pasangan GSM ini memperoleh 5845 KTP, Kecamatan Tegal Timur 6324 KTP, Kecamatan Tegal Selatn 8184 KTP dan Kecamatan Margadana 9715 KTP.

Ghautsun mengaku sengaja memilih jalur perseorangan untuk mengakomodir aspirasi dari warga Kota Tegal. Untuk bisa mendapatkan dukungan dari warga, Ghautsun mengaku sudah bekerja sejak dua tahun lalu.

Pada awal pengumpulan KTP dukungan, Ghautsun mengaku jumlah KTP pendukung yang diterimanya sebanyak 40 ribu lembar. Namun setelah diverifikasi secara internal oleh tim GSM, sisa yang sudah pasti mendukung sebanyak 30.068.(Soleh/KBk)




BERITA TERKAIT