Rabu, 15 November 2017 - 15:34:11 WIB
Pilkades Serentak 2017, 17 Desa Minta Dihitung Ulang
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Pemerintahan - Dibaca: 122 kali



Kabarberitaku.com, ( Slawi )- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Kabupaten Tegal, hingga kini menerima, sebanyak 17  aduan hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak .Mayoritas para pengadu meminta dilakukan penghitungan suara ulang.

Demikian dikatakan Kepala Dispermasdes Kabupaten Tegal, Prasetyawan,SH,M.Hum, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Desa Dispermasdes Gunawan, Rabu (15/11/2017).

Dijelaskan Gunawan 17 Desa yang mengadukan hasil pilkades yakni, Desa Sidamulya Kecamatan Warureja, Sidaharja Kecamatan Suradadi, Semboja, dan Jatiwangi Kecamatan Pagerbarang, Balapulang Kulon Kecamatan Balapulang, Jembayat Kecamatan Margasari, Dukuh Jati, Desa Pangkah Kecamatan Pangkah, DukuhWringin, Dukuh Salam Kecamatan Slawi.

Desa Ketanggungan,Debong Wetan kecamatan Dukuhturi, Desa Jatimulya kecamatan Suradadi,  Desa Berkat kecamatan Tarub. Desa Desa Tembok Luwung, Desa Adiwerna kecamatan Adiwerna, Desa Maribaya kecamatan Kramat


" Permasalahan pengaduan sama, soal surat suara banyak yang rusak. Dan rata-rata meminta dilakukan penghitungan ulang," ungkapnya.

Menurut Gunawan, seluruh aduan terkait hasil pilkades yang masuk nantinya akan diteruskan ke Bupati Enthus Susmono untuk diputuskan langkah tindaklanjutnya. Sebab sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, bupati diberikan kewenangan untuk menyelesaikan sengketa pilkades.

"Bupati memiliki waktu 30 hari sejak hasil pilkades disahkan atau ditetapkan untuk mengeluarkan keputusan atas aduan yang masuk, semua sudah dipanggil baik panitia pengawas dan panitia Pilkades," jelasnya.


Ia menambahkan, pengaduan ada yang di ajukan oleh calon kepala desa, dan ada juga pengaduan yang dilakukan oleh tim sukses calon. "Aduan sengketa pilkades harus diajukan langsung oleh calon Kades. Tetapi semua pengaduan yang masuk ke Dispermasdes kita proses dengan mengumpulkan bukti-bukti,"tutupnya.(Soleh/kbk)  







BERITA TERKAIT