Jumat, 10 November 2017 - 18:05:27 WIB
DPRD Kabupaten Tegal Minta Laporan Sengketa Pilkades Didukung Dengan Bukti Kuat
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Politik dan Parlemen - Dibaca: 363 kali


Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Agus Sholicin, memberikan masukan kepada warga Semboja.(Foto:Makmur/KbK)



Kabarberitaku.com, ( Slawi )- Dewan Pwerwakilan Rakyat Daerah  meminta pemkab melalui Panitia Pelaksana Kabupaten Pemilihan Kepala Desa segera menindaklanjuti aduan dugaan kecurangan pelaksanaan pilkades serentak.

"Apakah aduan itu nantinya bisa dibuktikan atau tidak bukan hal utama. Namun tindaklanjuti laporan jika ada masuk," kata Ketua DPRD Kabupaten Tegal, A. Firdaus,Asy,SE, kepada kabarberitaku.com, Jumat ( 10/11/2017).


Menurutnya, apabila laporan itu lamban ditindaklanjuti dikhawatirkan berdampak kepada masyarakat. Saat ini kondisi politik pascapilkades di setiap desa tentunya masih menghangat. Salah satu yang bisa memicu konflik adalah penanganan yang lamban.

Berbagai persepsi muncul nantinya di pikiran masyrakat yang tengah bermasalah, jika panitia tidak cepat tanggap. Apalagi dugaan mereka terhadap kecurangan itu disertai bukti, tapi tidak ditindaklanjuti dengan mediasi ataupun penyelesaian. Hal ini rawan menimbulkan gesekan antar pendukung.

Di sisi lain, pria yang akrab dipanggil Idos  juga menegaskan masyarakat jangan asal main melapor, pihaknya berharap, warga atau cakades yang merasa dirugikan atas dugaan kecurangan agar mengantongi bukti kuat dugaan kecurangan tersebut. "Berbagai dugaan itu wajib disertai dengan bukti. Apakah itu audio maupun visual," kata dia.

Ia tidak ingin laporan itu tanpa disertai bukti apalagi hanya omongan dari mulut ke mulut saja alias jangan asal lapor. Kalau memang kalah telak dan dugaan kecuranngan belum ada bukti sebaiknya pikir dulu dan lengkapi bukti. Jika tidak secara otomatis akan gugur gugatan itu.


Hal senada juga dikatakan wakil DPRD Kabupaten Tegal, Agus Solichin, SPS, bahwa setiap pengaduan yang disampaikan warga ke DPRD untuk dapat dilengkapi dengan dokumen atau bukti adanya dugaan kecurangan yang terjadi. " Kami menerima pengaduan warga Semboja, tentang adanya dugaan kecurangan pada Pilkades Semboja, kami sebagai lembaga DPRD menerima pengaduan tersebut, dan kami minta agar pengaduan disertai bukti, bagi masyarakat yang lainnya bilamana melakukan pengaduan kami meminta agar dilengkapi dengan berkas dokumen bukti," tegasnya. ( Makmur/Kbk)      




BERITA TERKAIT