Kamis, 09 November 2017 - 18:57:21 WIB
Berteduh Di Bekas Pabrik Tiga Orang Tewas
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Hukum Kriminal - Dibaca: 844 kali


Salah seorang warga tewas usai tertimpa tembok bekas pabrik keramik.(Foto:Pranoto/Kbk)

Kabarberitaku.com, (Tegal ) - Nasib nahas dialami oleh beberapa orang yang sedang berteduh saat hujan deras berlangsung, Kamis (09/11/2017) sore. Sebuah bangunan tua Ex Pabrik keramik yang berada di jalan raya Talang desa talang kecamatan Talang Kabupaten Tegal, tepatnya depan Alfamart cabang Talang roboh menimpa sedikitnya sembilan orang.

Tiga orang tewas seketika, empat orang luka berat, dua lainnya luka ringan. Berdasarkan pantauan KR Group, kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu hujan deras disertai angin kencang langsung merobohkan bangunan Ex Pabrik keramik. Korban tak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa tumpukan material bangunan. Hingga berita ini tayang belum diketahui identitas korban.

"Awalnya terdengar suara benturan, saya kira kecelakaan, saat saya dekati ternyata bangunan Ex Pabrik keramik roboh dan menimpa beberapa orang. Diperkirakan roboh karena terkena tiupan angin kencang" ucap Munir (30), warga sekitar yang mendengar langsung suara ambruk bangunan itu.

"Saya sedang beli mie goreng, tiba-tiba saya mendengar suara aneh dari belakang saya (bangunan tua Ex Pabrik), tanpa pikir panjang saya langsung menjauh, alhamdullilah saya selamat" ucap Dewi karyawan Alfamart cabang Talang.

Selain korban tewas dan luka-luka, terdapat sedikitnya puluhan motor rusak parah akibat tertimpa motor. Kasus ini ditangani oleh Satreskrim Polres Tegal.

Kapolsek Talang AKP Mujahidu mengatakan, ada lima korban yang sudah dievakuasi dari reruntuhan bangunan. Tiga di antaranya dalam kondisi sudah tewas. "Korban lima, yang dipastikan meninggal tiga. Dua luka berat. Mereka sedang berteduh," kata Mujahid di lokasi kejadian.

Menurut Mujahid proses evakuasi di reruntuhan bangunan masih dilakukan untuk mencari tahu kemungkinan adanya korban lain yang masih tertimbun reruntuhan.(Pranoto/Kbk)




BERITA TERKAIT