Kamis, 09 November 2017 - 01:47:48 WIB
Penataan Kampung Kumuh di Kota Tegal Terus Berlanjut
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Pemerintahan - Dibaca: 45 kali


Plt. Wali Kota Tegal Nursoleh, mendampingi Direktorat Bina Penataan Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemepupera)Rina Farida meninjau taman di kawasan kleurahan Tegalsari.(Foto:Nursoleh)



Kabarberitaku.com, ( Tegal )- Pemerintah Kota Tegal bersama Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemepupera), terus ingin mewujudkan komitmennya dalam upaya penataan dan pembangunan berbagai fasilitas umum di Kota Tegal, terutama pada kelurahan-kelurahan yang masuk dalam kategori 11 kelurahan kumuh di Kota Tegal seperti salah satunya Kelurahan Tegalsari.

Bahkan secara langsung Plt. Walikota Tegal Nursoleh menegaskan Program Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Kota Tegal tidak akan berhenti sampai disini, program ini adalah untuk kepentingan masyarakat sehingga Pemerintah Kota Tegal akan terus berupaya agar Pemerintah Pusat dapat terus membantu pembangunan di Kota Tegal

Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Tegal untuk melakukan pembenahan pada daerah-daerah yang selama ini masuk kategori kelurahan kumuh agar menjadi tempat yang lebih layak huni. “  Pada thn 2015 Pak  Presiden Jokowi meninjau langsung ke tempat ini,beliu  mengatakan kawasan ini luar biasa padat dan luar biasa Kumuh. Oleh karna itu melalui kementrian DPUR  presiden menugaskan untuk merubah dan menata kawasan ini supaya Rapi dan sehat,yang tadi nya tempat pembuangan sampah sekarang sudah berubah menjadi taman bermaen anak anak, masyarakat setempat malah sudah menanfaatkn RTH ini untuk kegiatan senam. Penataan pelayan kumuh Nelayan Tegal sari ini,dengan lingkungan yang bersih dan baik menjadikan masyarakat Kota Tegal menjadi lebih cerdas dan sehat, utamanya bagi anak-anak ,"katanya

Nursoleh mengatakan target dari program pemerintah pusat untuk menata perkampungan kumuh  2018 hingga 2019. Menurut Nursoleh program yang sudah dicanangkan sejak 2015 ini baru bisa merealisasikan pembangunan tama dikawasan kampung nelayan kelurahan Tegalsari. “inilah yang dibutuhkan dalam suatu pembangunan, dukungan dari semua elemen masyarakat sehingga hasilnya terlihat”, ujarnya. “Anak- anak sekarang ini sudah senang, karena sudah dapat bermain diruang terbuka hijau dengan fasilitas yang memadai”,ungkap walikota.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat Mahmud Effendi mengatakan atas nama warga Kelurahan Tegalsari pihaknya mengucapkan terimakasih atas terwujudnya Taman Kampung Nelayan Tegalsari. Kepada walikota Effendi juga berharap program kampung deret bagi nelayan yang belum memiliki rumah agar segera direalisasikan.

“Kampung deret menjadi program yang sangat dinantikan oleh para nelayan Tegalsari, sehingga mohon agar ditahun tahun mendatang pemerintah dapat merealisasikannya”,pungkasnya.(Soleh/Kbk)




BERITA TERKAIT