Rabu, 08 November 2017 - 20:11:33 WIB
Panwaslu Ancam Pidanakan ASN yang Tak Netral di Pilkada Serentak 2018
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Politik dan Parlemen - Dibaca: 67 kali


 

Kabarberitaku.com, ( Tegal)- Jelang pemilihan Gubernur dan Pilkadakota Tegal, Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta bersikap netral jika tak ingin terjerat hukum dan mendapat sanksi pemecatan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panwaslu kota Tegal, Akbar Kusdaryanto kepada kabarberita.com, Rabu (08/11/2017), usaiRapat Kordinas dengan stakdeholder dalam rantgka Plkada serentak Pilgub dan Pilwalkot, di Aula Bahari hotel Bahari Iin kota Tegal, yang dihadiri oleh Plt Walikota Tegal HM. Nur Sholeh, KPU kota Tegal yang diwakili oleh Thomas Budiono, ketua DPC PKB kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, Kasatreskrim Polresta Tegal AKP Agustinus David, Thambari Gustam ketua LSM GMBI, Edi Priyono dan SKPD kota Tegal.


Dikatakan Akbar Kusdaryanto, ASN yang tidak netral di Pilkada, akan ditindak secara tegas. Sanksinya itu, bisa sampai sanksi pidana penjara 6 bulan dan bisa sampai pemecatan sebagai ASN. Meski demikian, Akbar belum bisa menindak ASN yang ikut dalam kegiatan bakal calon . Pasalnya, ketentuan pidana Undang-Undang Pilkada baru diterapkan setelah KPU menetapkan pasangan calon.

Sehingga, saat ini pihaknya hanya masih sebatas mencegah dan menghimbau ASN untuk netral di Pilkada nanti.

“Dalam waktu dekat kita akan surati dulu SKPD, camat, lurah, desa, dan TNI, Polri untuk bersikap netral. Jadi kalau sudah ada paslon dan ada ASN melanggar akan kita tindak, tanpa melihat siapa dia,” katanya.

"Kami mengundang forkompinda, KPUD (kota Tegal), pemerintah daerah yang terdiri dari SKPD, partai politik peserta pemilu, tokoh masyarakat, tokoh agama" tambahnya

Menurutnya, pihaknya sengaja mengumpulkan Stakeholder untuk menyatukan visi, menyamakan pemahaman kita dengan tugas dan fungsi masing-masing dalam mensukseskan pilkada serentak. Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan kepada semua ASN agar bertindak netral karena jika ketahuan ikut berpolitik akan ditindak secara tegas dengan melibatkan inspektorat.

"Harapan kami, partai politik bisa menyeleksi kandidat-kandidat yang terbaik, jangan asal populer, jangan asal punya uang tapi benar-benar yang punya kapasitas pemimpin dan bisa menjadi suritauladan masyarakat kota Tegal untuk pilwalkot dan masyarakat Jateng untuk Pilgub" harapnya.( Susilo/KBk)




BERITA TERKAIT