Kamis, 02 November 2017 - 00:00:06 WIB
Bangkitkan Musik Dangdut Sebagai Budaya Pesisir
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Gaya Hidup - Dibaca: 39 kali


Foto: Humas For KBk




Kaberberit.com, (Tegal )- Plt. Wali kota Tegal Drs. M. Nursholeh, M.MPd berjanji akan membangkitkan segala potensi lokal yang dimiliki kota Tegal. Salah satunya yakni bibit- bibit penyanyi dangdut.


“Musik dangdut adalah budaya nasional, budaya kita juga sebagai warga pesisir, saya   menyampaikan apresiasi kepada paguyuban pedagang pasar pagi yang telah mengadakan lomba dangdut untuk ke tiga kalinya di Pasar Pagi Kota Tegal.Semoga kegiatan ini merupakan usaha untuk membangkitkan kecintaan masyarakat pesisir utara kepada musik dangdut," katanya saat menghadiri lomba nyanyi Dangdut yang digelar oleh Paguyuban pedagang pasar pagi kota Tegal, Senin ( 30/10/2017) kemarin.  

Pria yang akrab dipanggil kang Soleh, berharap lomba musik dangdut yang diselenggarakan di halaman Pasar Pagi kota Tegal ini bisa ditiru oleh komunitas-komunitas lain, untuk melaksanakan lomba serupa. Ini agar kecintaan masyarakat Kota Tegal, yang selama ini identik dengan masyarakat pesisir pecinta musik dangdut bisa menjadi hiburan tersendiri, dan nanti tidak menutup kemungkinan dari ajang semacam ini bisa muncul bibit-bibit penyanyi yang bisa menjadi penyanyi dangdut nasional, papar Nursholeh.

Terkait pemilihan Pasar Pagi sebagai tempat lomba, ketua panitia lomba Eri Sujono menyampaikan Pasar Pagi kota Tegal dipilih karena, pasar pagi merupakan icon kota Tegal, selian itu kegiatan ini bertujuan salah satunya adalah untuk memperkenalkan Pasar Pagi Kota Tegal daerah-daerah sekitar Kota Tegal, Hal ini terbukti dengan peserta yang berjumlah 80 peserta dan tidak hanya berasal dari kota Tegal saja, namun ada yang berasal dari Jakarta, Tasikmalaya, Kuningan dan daerah sekitar Tegal.

Ketika disinggung pemilihan musik dangdut sebagai pilihan lomba, Eri juga menyampaikan hal serupa dengan Plt. Walikota, Ia ingin menghibur warga yang ada di pasar pagi, baik itu penjual maupun pengunjung Pasar Pagi yang sebagian besar masyarakat daerah pesisir yang mempunyai banyak pencinta musik dangdut.

Eri menambahkan bahwa lomba tersebut dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh 80 peserta, untuk hari terakhir untuk peserta yang lolos ke babak final, menurutnya lomba sejenis sudah diselenggarakan paguyuban pedagang pasar pagi untuk ketiga kalinya, sebelumnya sudah pernah diadakan di tahun 2014 dan 2015, dan dilaksanakan juga di tempat yang sama yakni di Pasar Pagi Kota Tegal.( Pranoto/Soleh/KBk)




BERITA TERKAIT