Kamis, 26 Oktober 2017 - 20:17:39 WIB
LBH: Polres Tegal Kota Tak Mampu Berantas Judi Togel
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Hukum Kriminal - Dibaca: 498 kali


 


Kabarberitaku.com, ( Tegal)- Salah satu program yang belum tuntas dilakukan pihak kepolisian Resort Tegal KOta ialah pemberantasan judi jenis Toto Gelap ( Togel ) Hongkong, Kuda Lari, Singapore.

Perjudian yang sedang merebak di Kota Tegal ialah judi toto gelap (togel). Penjual togel bertebaran di mana-mana. Penggemarnya tidak terlepas orang tua dan anak muda. Memang sering dilakukan penggerebekan, tapi hanya tukang tulis dan pemainnya, sedangkan bandar tidak tersentuh.

Hal ini disampaikan Ketua Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tri Dharma Indonesia Cabang kota Tegal, Desky Danuaji kepada kabarberitaku.com, yang juga merasa gerah terhadap maraknya Judi togel di kota Tegal.

" Judi togel seakan dibiarkan terang-terangan tumbuh subur di kota Tegal. Kami telah mengantongi bukti-bukti soal maraknya judi togel. Berdasarkan hasil investigasi kami, judi togel telah menyebar hampir semua kecamatan di kota Tegal, atas dasar itu akan kami kirim surat pengaduan dan pernyataan sikap ke Kapolres Tegal Kota," ujar Deski melalui telepon seluler, Kamis (26/10/2017) .

Dia mengaku heran dengan kinerja APH di kota Tegal, menurutnya APH seakan menutup mata dan dianggap telah melakukan pembiaran atas maraknya judi togel di kota Bahari itu. "Kepolisian kan punya intel, masa ga ada satupun personil mereka yang tahu akan hal ini? Kami menduga ini adalah suatu bentuk pembiaran." paparnya.

Dalam surat yang rencananya akan ditembuskan kepada Polda Jateng itu, dia juga mengajak kepada para ulama di kota Tegal dan Pemkot Tegal untuk bersama-sama mendukung pemberantasan judi togel.

Tak ingin dianggap main-main, dia menuturkan jika dalam waktu 4 hari surat itu tidak ditindaklanjuti dengan bukti nyata, dia mengancam akan melakukan release dan fakta general dengan mengundang awak media.

Deski, berpendapat penyakit masyarakat yang satu ini memang sulit diberantas, terkait masalah akhlak. Masyarakat yang teguh memegang prinsip agama, tentu akan menjauh bahkan membenci judi.

Disamping itu, kata Deski, kinerja polisi perlu dipertanyakan. Artinya, keikutsertaan pihak kepolisian memberantas judi jangan tanggung-tanggung dan jalan di tempat. Karena sampai saat ini bandar judi belum pernah ditindak dan kebanyakan penulis dan pemainnya saja.

“Memang, untuk memberantas judi togel, pihak kepolisian harus bertindak tegas, terutama bandarnya. Dan timbul pertanyaan, ada apa gerangan, mengapa judi sulit diberantas? Mungkin saja ada keterlibatan oknum polisi didalamnya,” tanya Deski.

Deski mengatakan, jika oknum polisi terlibat membeking perjudian, harus ditindak. Karena sampai saat ini polisi terkesan tutup mata. Masing-masing mempunyai kepentingan. Judi jenis Togel, kata Deski, sudah membudaya. Namun, bagaimana pihak kepolisian menyikapinya secara serius, sehingga peredaran judi, baik Togel, sabung ayam, dadu, game online, bola, dan jenis lainnya benar-benar bisa diberantas.

“ Saya yakin pihak kepolisian sudah mempunyai peta atau titik lokasi perjudian dan tidak mungkin mereka tidak tahu,” cetus Desky.

Namun lanjut Desky, diduga ada oknum aparat yang memberikan perlindungan kepada bandar judi, sehingga judi merebak sampai ke pelosok kampung. Kalau dikatakan penindakan perjudian belum ada payung hukumnya, itu tidak benar. Bukankah, kata Deski, pasal KUHP beserta dengan ayat-ayatnya merupakan payung hukum yang cukup kuat? Tinggal pihak kepolisian menjalankannya secara maksimal.

“Adapun untuk pemberdayaan aparatur penegak hukum, cukup dengan koordinasi yang rapi dan sistematis, juga menanamkan disiplin yang kuat serta mental agama yang tangguh. Semua aparat bertanggungjawab terhadap pemberantasan judi,” ujarnya.(Susilo/Kbk)

 




BERITA TERKAIT