Jumat, 19 September 2014 - 21:55:18 WIB
BI Tegal Sosialisasi Cikur Lewat Wayang Santri
Diposting oleh : Jabur Pantura
Kategori: Bisnis - Dibaca: 81101 kali


Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal dalam rangka program Edukasi Kebanksentralan dan Sosialisasi Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) kepada masyarakat, akan menyelenggarakan Pentas Wayang Santri dengan Dalang Ki Enthus Susmono. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bandoe Widiarto melalui release yang dikirim ke Redaksi Kabarberitaku.com mengatakan Sosialisasi dengan media wayang santri dipilih dengan maksud untuk lebih mendekatkan diri dan menyapa masyarakat dalam bahasa dan budaya mereka, sehingga diharapkan pesan yang ingin disampaikan akan lebih mudah ditangkap, dipahami dan diingat. Menurut Bandoe, Kegiatan yang akan dilaksanakan pada Jumat (19/9/14) di Taman Rakyat Slawi (TRASA) tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni budaya tradisonal khususnya wayang. Lebih jauh Bandoe menjelaskan Penyelenggaraan kegiatan ini melengkapi beberapa program yang telah dilaksanakan sebelumnya seperti kegiatan Pameran Koleksi Uang kuna di Kota fegal, 3D on the streel ToT Kebanksentralan kepada Pendidik/ pengajar, Program Kunjungan Belajar, Kuliah Umum dan edukasi melalui media massa. Melalui serangkai program edukasi di atas, diharapkan masyarakat akan semakin memahami fungsi dan peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral yang diberikan mandat oleh UU sebagai otoritas moneter, sistem pembayaran dan makroprudensial di tengah-tengah dinamika perubahan yang terjadi. Melalui program CIKUR masyarakat diajak untuk mengenal dengan baik keaslian uang rupiah dengan tehnis 3 D ( Dilihat, Diraba dan Diterawang ) dan dimotivasi untuk semakin mencintai Rupiah dengan sepenuh hati melalui program 3D ( Didapat, Disimpan dan Disayang ). Pada akhirnya, diharapkan kepada masyarakat untuk semakin berperan dan terlibat aktif dalam menjadikan Rupiah sebagai simbol dari kedaulatan negara yang wajib dicintai, dihormati dan dihargai. Bandoe juga menjelaskan bersamaan dalam acara Pementasan Wayang Santri tersebut juga akan diserahkan bantuan Program Sosial berupa Alat ukur kualitas air kepada (3) tiga kelompok pembudidayaan ikan di Kota Pekalongan sebesar Rp 62.925.000, bantuan alat silase (mesin pembuat pakan ternak) kepada kelompok peternak di Kab.Tegal sebesar Rp 60 Juta, satu buah alat angkut roda tiga kepada kelompok bawang merah di Kab. Brebes senilai Rp 20 Juta, bantuan sarana pendidikan kepada SMP Al Mansyuriah Kab. Pemalang senilai Rp 15 Juta. Total keseluruhan bantuan yang di kucurkan lebih dari Rp 155 Juta.(Rosvita/KBk)




BERITA TERKAIT