Sabtu, 07 Oktober 2017 - 21:50:15 WIB
Lahan Bermasalah, Proyek DAK SMAN 4 Tegal Terancam Dibatalkan
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Pemerintahan - Dibaca: 344 kali


 


Kabar Beritaku, (Tegal) - Rencana pembangunan gedung laboratorium baru SMAN 4 Tegal yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) provinsi Jateng tahun 2017 terancam dibatalkan.

Pasalnya SMAN 4 Tegal tidak memiliki lahan yang cukup untuk membangun gedung baru diatas lahan kosong. Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Rakyat Group di lokasi proyek, pihak sekolah terkesan memaksakan untuk memperoleh DAK tersebut meskipun tidak memiliki lahan yang cukup.

Saat jurnalis Kabar Rakyat Group menyambangi SMAN 4 Tegal, tampak tanah kosong yang biasa dibuat lapangan sepak bola di depan SMAN 4 Tegal sudah dipasangi petok dan rencananya besok (Minggu, 08/10/2017) akan segera dipondasi.

Padahal sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) lahan tersebut merupakan ruang terbuka hijau milik Pemkot Tegal yang diperuntukkan untuk kegiatan pendidikan. Untuk diketahui, semua SMA sekarang dikelola oleh Pemerintah Provinsi.

Mengetahui hal itu, ketua RW setempat yang juga anggota DPRD kota Tegal dari PAN, Nur Fitriani langsung turun melakukan tinjauan ke lokasi dan berupaya bertemu Kepala SMAN 4 Tegal, Rosa Herawati.

"Saya kesini (SMAN 4 Tegal) untuk mengingatkan pihak sekolah, apa yang dilakukannya merupakan bentuk arogansi. Saya tidak akan menghambat pembangunan apalagi untuk kegiatan pendidikan, tapi semuanya harus dipastikan taat hukum. Ini lahan statusnya milik Pemkot, mereka belum mendapat izin dari pemerintah kota Tegal, tiba-tiba mau bikin pondasi, apalagi ada acara mengancam warga segala. Saya katakan kepada mereka (Kepala SMAN 4 Tegal bersama Komite Sekolah) untuk segera dihentikan," terang Nur Fitriani, Sabtu (07/10/2017) kepada kabarberitaku.com, usai menemui pihak sekolah.


Sementara terkait persoalan status yang rencananya akan dibangun ruang labotarium, kepala SMAN 4 Kota Tegal, Rosa Herawati, enggan berkomentar.


Diketahui sebelumnya Kepala kelurahan Panggung Heru Sukoco dalam rapat yang dihadiri Anggota DPRD, Camat, perwakilan SMA Negeri 4, perwakilan Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkot Tegal, Bagian Aset Kota Tegal dan Dinas Pendidikan serta perwakilan warga sekitar SMA Negeri 4, Senin (11/9/17) lalu.

" Saya tidak menghalang halangi pembangunan tersebut namun karena tanah tersebut merupakan tanah milik kota Tegal sebaiknya mengikuti mekanisme yang ada dengan memohon ijin terlebih dahulu dengan Walikota dan berkoordinasi dengan pihak pemkot, apakah tanah tersebut merupakan tanah yang masuk jalur Rencana tata ruang wilayah (RTRW) ruang terbuka hijau,”ungkap Heru sukoco.(Susilo/Kbk)

 




BERITA TERKAIT