Selasa, 26 September 2017 - 18:15:08 WIB
Panwaslu Kabupaten Tegal Ngaku Salah Soal Pengumuman Seleksi Panwascam
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Politik dan Parlemen - Dibaca: 386 kali


Anggota Panwaskab Tegal Abdul Mugni ( Kiri ). Ketua Panwaskab Tegal Harpendi ( Kanan ). Foto : Makmur

 

 

Kabarberitaku.com, ( Slawi )- Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu) Kabupaten Tegal mengakui ada kesalahan terhadap pengumuman lulus seleksi tertulis rekruitmen Panitia Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan (Panwascam) untuk pemilihan kepalada daerah 2018.

" Kami akui ada kesalahan, memang seharusnya nomor urut 20 atas nama Nur Aidi Ariyanto yang lolos seleksi tes tulis. Bukan nomor 19 atas nama Achmad Farkhan. Kesalahan ini disebabkan oleh staf Panwaskab yang memasukan data, hal ini juga karena kondisi dan situasi yang sangat padat. Namun demikian setelah ada protes dari salah satu peserta kami langsung klarifikasi ke peserta yang bersangkutan, dan langsung rapat untuk memperbaiki pengumuman tersebut," kata Ketua Panwaslu Kabupaten Tegal Harpendi Dwi P., didampingi anggota Panwaskab Tegal, Abdul Mugni, Senin ( 25/09/2017) ditemui diruang kerjanya.


Diakui Harpendi, bahwa peserta nomor urut 19 atas nama Achmad, Farkhan memang tidak hadir saat tes berlangsung pada Sabtu (16/9/2017)
Sedangkan nomor urut 20 atas nama Nur Aidi Ariyanto, hadir dan mengikuti tes tertulis.

" Peserta atas nama Achmad Farkhan memang tidak hadir. Kartu tes tidak diambil.Bahkan lembar jawaban juga masih kosong," jelasnya.

Terkait keselahan pada pengumuman tersebut, Harpendi sudah menyampaikan hasil revisi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah." Kami sudah laporkan hal ini ke Banwaslu Provinsi Jateng, karena tes tertulis kemarin juga di awassi langsung oleh Banwaslu Provinsi," ucapnya.

Sementara anggota Panwaskab Tegal, Abdul Mugni, kepada kabarberitaku.com, mengatakan, terkait adanya kesalahan pengumuman tersebut, pihaknya menegaskan kesalahan tersebut murni, kesalahan memasukan data, bukan kesalahan yang disengaja untuk meloloskan salahsatu peserta ujian." Kami memastikan dalam proses rekruitmen Panwascam tidak ada titipan atau kepentingan dari pihak manapun.Kesahalan itu dikarenakan human eror saat entri data," ungkapnya.

Abdul Mugni menjelaskan, sebanyak 382 orang peserta seleksi panwascam lolos tes tertulis . Kemudian dari jumlah tersebut, akan diseleksi lagi supaya menjadi 54 orang. Rinciannya, setiap kecamatan akan diisi oleh 3 orang petugas panwascam. Sedangkan jumlah kecamatan di Kabupaten Tegal sebanyak 18.(Makmur/kbk)




BERITA TERKAIT