Selasa, 11 Juli 2017 - 17:08:59 WIB
Komisi IV Prihatin Tempat Wisata Di Kabupaten Tegal Tidak Dikelola Dengan Baik
Diposting oleh : Kabarberitaku
Kategori: Politik dan Parlemen - Dibaca: 55 kali



Kabarberitaku.com, ( Slawi )- Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Tegal  meminta Dinas  Pariwisata dan Olah Raga  mulai serius dalam mengelola potensi pariwisata di Kabupaten Tegal, dengan melakukan penataan serta kordinasi dengan pihak terkait.

"Kami melihat beberapa daerah lain yang pernah dikunjungi pariwisatanya maju dan semua masyarakatnya sadar wisata seperti di Bogor. Kami, DPRD mengharapkan Kabupaten Tegal bisa lebih dari itu, karena potensinya bagus dan wilayahnya juga strategis, terlebih sekarang ada jalan tol ," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal,Drs.Munif, Selasa (11/07/2017). Usia rapat Laporan Pertangung Jawaban ( LPj) dengan Dinas Pariwisata diruang komisi IV DPRD Kabupaten Tegal.

Ia mengatakan pengelolaan pariwisata tidak bisa berdiri sendiri karena harus ada keterlibatan dan kepedulian pihak lain atau SKPD lain.

Munif mencontohkan infrastruktur jalan menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ), begitu juga sarana dan prasarana lainnya di jalan seperti rambu dan penerangan jalan umum menjadi tanggung jawab dinas perhubungan dan dinas Tata Ruang.

"Nah apakah di kabupaten Tegal ini sudah sampai belum ke arah itu dalam mengelola pariwisata? Kami melihat masih banyak kekurangan jika dibandingkan daerah lain," kata politisi PKB tersebut.


Selain itu, modal lainnya untuk membangun pariwisata adalah destinasi yang memiliki daya tarik dengan segala keunikan dan kelebihan yang dimilikinya, fasilitas pendukung seperti infrastruktur, akomodasi dan semua hal yang dibutuhkan orang dalam kegiatan berwisata harus disiapkan.

"Untuk mewujudkan ini semua, membutuhkan komitmen yang kuat dari Pemerintah kabupaten dan pihak terkait serta paling utama dukungan masyarakat," tambah Munif.

Sependapat dengan Munif, politisi asal PKS, Bachrun,SH, menilai masih ada titik lokasi tempat pariwisata yang belum dikelalo secara serius oleh Dinas Pariwisata. Menurutnya dua lokasi wisata tersebut diantaranya, Obyek Wisata Waduk Cacaban dan Obyek Wisata Kalibakung. " Kami masih prihatin dengan pengelolaan obyek wisata yang tidak maksimal, karena obyek wisata Waduk Cacaban dan Obyek wisata Kalibakung tidak tergarap maksimal, sehingga anggaran yang dikeluarkan tidak sebanding dengan PAD," tutupnya.

Sementara terkait kritik dari anggota DPRD Kabupaten Tegal tersebut, kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, Suharinto, mengatakan, pihaknya berjanji akan memaksimalkan kinerja instansinya untuk mewujudkan kabupaten Tegal sebagai tujuan wisata. (Makmur.kbk)




BERITA TERKAIT